Harus Waspada! 7 Ciri-Ciri Skincare Tidak Cocok di Wajah

Sekarang ini banyak sekali tawaran skincare yang menarik karena menjanjikan hasil yang baik untuk kulitmu. Meskipun begitu, produk skincare yang lagi hits mungkin tidak cocok untukmu. Kamu perlu mengenali ciri ciri skincare tidak cocok di wajah untuk melindungi kulit kamu dari dampak negatif salah produk semacam ini.

Kulit Wajah Kering Mengelupas

Terkadang setelah menggunakan sebuah produk perawatan kulit, kamu mengalami kondisi di mana kulit wajah terasa kering dan bahkan mengelupas. Kalau hal ini terjadi padamu, maka sebaiknya segera hentikan produk baru yang kamu gunakan tersebut. Perawatan yang disarankan untuk menanganinya adalah moisturizer yang diaplikasikan teratur.

Ada dua alasan utama mengapa hal ini bisa terjadi. Pertama, produk yang kamu coba tersebut mengandung drying agent atau bahan yang mengeringkan kulit, seperti alkohol. Alasan lainnya adalah kamu mungkin memiliki alergi terhadap salah satu produk yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Mantul! 5 Cara Melembabkan Kulit Wajah secara Alami dan Cepat

Kulit Wajah Kemerahan

Wajah kemerahan setelah menggunakan produk skincare merupakan tanda-tanda terjadinya inflamasi pada kulit. Kemerahan biasanya akan muncul pada area-area kulit muka yang paling sensitif, tapi juga bisa menyebar ke seluruh muka. Segera hentikan pemakaian produk jika hal semacam ini terjadi padamu.

Ciri ciri skincare tidak cocok di wajah ini cukup lazim dialami oleh pengguna produk yang baru. Untuk meredakan inflamasi kamu mungkin harus mengompres kulit wajah dan bahkan menggunakan krim khusus. Di kasus seperti ini, ada baiknya mempelajari komposisi produk skincare dan menghindari produk serupa di kemudian hari.

Kulit Wajah Menjadi Lebih Berminyak dari Biasanya

Permasalahan kulit wajah berminyak

Beberapa produk tertentu akan memicu produksi minyak berlebih pada kulit wajahmu. Sayangnya, banyak orang yang cenderung menyadari hal ini cukup terlambat, terutama jika kulitmu cenderung berminyak. Jika terus dibiarkan dalam waktu lama, akan muncul berbagai permasalahan kulit seperti jerawat.

Peningkatan produksi minyak pada kulit wajah tidak hanya terjadi pada orang yang menggunakan produk baru. Produk skincare yang sudah lama digunakan pun bisa memicu reaksi semacam ini. Salah satu alasannya adalah karena perubahan pada hormon. Seiring berjalannya waktu, kamu harus memonitor kondisi kulitmu sendiri.

Warna Kulit Wajah Tidak Merata

Kulit wajah yang warnanya tidak merata bisa jadi mengalami hiperpigmentasi, eksposur yang terlalu intens akan sinar matahari, hingga perubahan hormon. Kemerahan pada kulit karena ketidakcocokan produk skincare juga bisa menyebabkan warna kulit wajah tidak merata. Kamu sebaiknya menghentikan produk yang memberikan dampak ini.

Seperti produksi minyak berlebih, kamu mungkin mengalami hal ini tapi tidak segera menyadarinya. Salah satu solusi yang disarankan untuk mengatasi permasalahan kulit wajah ini adalah melakukan eksfoliasi (disarankan dengan chemical peel yang lembut) dan memakai serum yang tugasnya meratakan warna kulit.

Muncul Bruntusan dan Jerawat

Mengatasi kulit wajah bruntusan akibat pemakaian produk skincare

Bruntusan dan jerawat merupakan ciri ciri skincare tidak cocok di wajah yang paling umum dialami oleh orang-orang yang menggunakan produk baru untuk merawat kulitnya. Kalau hanya muncul satu atau dua jerawat pada kulit, tidak apa-apa jika kamu melanjutkan penggunaan karena kulit sedang beradaptasi.

Namun, jika gejala bruntusan atau jerawat sifatnya moderat atau parah, kamu harus segera menghentikan penggunaan produk baru tersebut. Selain menghentikan penggunaan, kamu juga bisa memakai gel atau krim anti-jerawat untuk mempercepat proses kesembuhan kulit mukamu.

Baca juga: Cara Mengatasi Wajah Bruntusan Akibat Skincare agar Tetap Slay

Kulit Wajah Terasa Gatal-Gatal

Gatal-gatal yang kamu rasakan setelah menggunakan produk skincare yang tidak cocok di kulitmu biasanya lebih intens dari gatal-gatal biasa. Kadang juga sensasi gatal ini timbul dengan kemerahan pada kulit. Reaksi ini disebut dengan dermatitis dan bisa terjadi karena iritasi atau reaksi imun.

Kalau gatal yang kamu rasakan sifatnya terlalu intens dan tidak membaik setelah kamu mencuci muka atau menggunakan produk setelah beberapa hari, maka hentikan penggunaan produk skincare kamu. Kompres dingin sangat membantu di kasus semacam ini.

Muncul Sensasi Panas Seperti Terbakar pada Kulit Wajah

Sensasi panas terbakar pada kulit wajah biasanya mengiringi kulit wajah kemerahan maupun gatal setelah penggunaan produk. Rasa panas ini merupakan tanda bahwa kulit kamu mengalami inflamasi. Segera hentikan penggunaan skincare kamu jika gejala tersebut muncul pada mukamu dan lakukan berbagai usaha untuk mendinginkan kulit.

Kompres dingin merupakan cara untuk meredakan rasa sakit akibat penggunaan produk skincare ini. Kamu juga bisa menggunakan krim untuk meredakan inflamasi tersebut. Jika gejala yang muncul tidak tertahankan, sangat disarankan untuk mengunjungi dermatologis.

Dari penjelasan mengenai gejala skincare yang tidak cocok di wajah, jelas sekali bahwa konsumen produk kecantikan perlu bersikap proaktif. Melakukan riset akan produk-produk kecantikan yang ingin dibeli merupakan sebuah kewajiban karena produk kecantikan sifatnya tidak universal.

Apakah kamu seorang pengusaha yang tertarik untuk menawarkan produk kecantikan baru untuk membantu orang-orang menemukan produk yang tidak menimbulkan ciri ciri skincare tidak cocok di wajah? Jika iya, maka kamu bisa menghubungi Athena Royal Kosmetika untuk merintis usaha ini.

Baca juga: Si Cantik Harus Tahu! 6 Ciri Ciri Skincare Cocok di Wajah

Untuk brand owner: Ingin mengembangkan produk skincare dengan merek sendiri? Pelajari maklon skincare: formula dikembangkan tim R&D, MOQ mulai 1.000 pcs per varian, dan pengurusan BPOM serta halal dibantu.

Untuk brand owner: mengurangi risiko produk tidak cocok

Keluhan “tidak cocok” bisa merusak ulasan produk baru. Risiko ini bisa ditekan dengan memilih bahan yang umum ditoleransi, melakukan uji stabilitas, menulis cara pakai dan peringatan yang jelas di label, serta menghindari klaim berlebihan. Langkah membangun brand dari konsep sampai legalitas ada di panduan bisnis skincare, dan layanan produksinya di maklon skincare ARK.

Ingin membuat produk dengan merek sendiri?

Mulai dari memahami alurnya: konsep, formula, legalitas, hingga produk siap jual bersama ARK.

Siap membuat produk dengan merek sendiri?

Tim ARK mendampingi Anda dari pengembangan formula, produksi, hingga notifikasi BPOM dan halal dalam satu alur.

Siap memulai produksi?

Tim sales ARK siap menghitung estimasi biaya dan timeline produk Anda. Anda juga bisa menjadwalkan kunjungan ke pabrik di Cibinong, Bogor.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Ditulis oleh

Tim Redaksi Athena Royal Kosmetika

Tim konten PT Athena Royal Kosmetika, pabrik maklon kosmetik bersertifikat CPKB dan Halal di Cibinong, Bogor.

Tentang ARK

Daftar Isi

Artikel Terbaru

Lihat semua artikel

12 Pertanyaan Sebelum Tanda Tangan Kontrak Maklon Kosmetik

Sebelum menandatangani kontrak maklon kosmetik dengan pabrik mana pun, pastikan dua belas hal tertulis jelas: kepemilikan formula, spesifikasi produk, MOQ dan harga, komponen harga, biaya pendukung, batas revisi sampel, timeline, standar mutu, toleransi jumlah, termin pembayaran, kerahasiaan, serta repeat order dan penghentian kerja sama.

Baca selengkapnya »

Izin BPOM Parfum: Syarat, Biaya, dan Lama Prosesnya

Parfum termasuk kosmetik, sehingga wajib memiliki nomor notifikasi BPOM sebelum diedarkan. Notifikasi diajukan per item, dan setiap varian aroma dinotifikasi terpisah. Lewat maklon di ARK, notifikasi diajukan atas nama ARK sebagai pihak maklon, dengan biaya Rp1.000.000 per item (sudah termasuk PNBP) dan proses 28–35 hari kerja.

Baca selengkapnya »