Konsentrasi parfum adalah persentase bibit (minyak wangi) dalam total isi produk, yang menentukan jenis parfum, intensitas aroma, dan berapa lama aroma bertahan di kulit.
Arti konsentrasi parfum
Sebuah parfum terdiri dari bibit parfum dan pelarut. Makin besar porsi bibit, makin pekat dan tahan lama aromanya. Berdasarkan konsentrasinya, parfum dibagi menjadi beberapa jenis:
- Extrait de Parfum: sekitar 20–40%, ketahanan 8–12 jam.
- Eau de Parfum (EDP): sekitar 15–20%, ketahanan 4–6 jam.
- Eau de Toilette (EDT): sekitar 5–15%, ketahanan 3–4 jam.
- Body mist: umumnya di bawah 5%, ketahanan 1–2 jam.
Angka di atas mengikuti spesifikasi produk ARK. Ketahanan aktual juga dipengaruhi karakter aroma, jenis kulit, dan cuaca.
Kenapa konsentrasi penting bagi brand owner
Konsentrasi menentukan tiga hal sekaligus: biaya per pcs (bibit adalah komponen termahal), harga jual yang masuk akal, dan klaim ketahanan yang boleh ditulis. Memilih konsentrasi sebaiknya dilakukan bersama penentuan target pasar, bukan setelah aroma jadi.
Di ARK, estimasi anggaran produksi parfum mulai Rp20 jutaan untuk 1.000 pcs, berlaku untuk semua konsentrasi dan belum termasuk botol; angka final mengikuti racikan dan ukuran isi. Diskusikan pilihannya lewat layanan maklon parfum.
Konsentrasi juga memengaruhi cara pembeli memakai produk. Parfum berkonsentrasi rendah biasanya disemprot ulang beberapa kali sehari, sehingga ukuran botol lebih besar terasa lebih bernilai. Sebaliknya, parfum berkonsentrasi tinggi cukup dipakai sedikit, sehingga botol kecil dengan harga per ml lebih tinggi tetap masuk akal bagi pembeli.
Konsentrasi yang dipilih juga harus konsisten antara label, halaman produk, dan data notifikasi BPOM, karena setiap varian konsentrasi diperlakukan sebagai produk tersendiri.
Contoh konsentrasi parfum
Dari satu racikan aroma, brand bisa membuat dua produk: EDT untuk pemakaian harian dengan harga terjangkau, dan EDP untuk pembeli yang ingin aroma lebih tahan lama. Keduanya dinotifikasi dan diproduksi sebagai varian terpisah.
Istilah terkait
Pelajari lebih lanjut: Panduan bisnis parfum brand sendiri · Perbedaan EDP, EDT, dan EDC