Extrait de Parfum adalah jenis parfum dengan konsentrasi bibit tertinggi, sekitar 20–40%, sehingga aromanya sangat pekat dan umumnya bertahan 8–12 jam.
Arti Extrait de Parfum
Extrait (sering disebut juga “parfum” atau “pure parfum”) berada di puncak urutan konsentrasi parfum. Porsi pelarutnya paling sedikit, sehingga cukup satu atau dua semprotan untuk aroma yang terasa sepanjang hari.
Konsentrasi tinggi membuat base notes dan fiksatif lebih menonjol. Karena itu, extrait cocok untuk karakter aroma yang kaya dan hangat, seperti amber, oud, rempah, atau floral pekat.
Kenapa extrait penting bagi brand owner
Extrait memberi ruang untuk positioning premium: botol lebih kecil dengan harga per ml lebih tinggi, dan cerita aroma yang lebih kuat. Pembeli segmen ini menilai ketahanan dan keunikan aroma, bukan sekadar harga.
Konsekuensinya, biaya bibit per pcs paling tinggi di antara jenis parfum, dan racikan aroma perlu diuji lebih teliti agar tidak terlalu menyengat. Di ARK, extrait tersedia dalam ukuran 30 ml, 50 ml, dan 100 ml; lihat halaman maklon Extrait de Parfum.
Karena aromanya pekat, extrait perlu petunjuk pemakaian yang jelas di label dan halaman produk, misalnya cukup satu semprotan di titik nadi. Pertimbangkan juga ukuran tester 5 ml agar pembeli bisa mencoba aroma premium sebelum membeli botol penuh. Langkah ini membantu menurunkan keraguan pembeli pada produk dengan harga lebih tinggi.
Contoh extrait
Brand yang sudah punya basis pembeli EDP ingin naik kelas dengan koleksi malam hari. Mereka meluncurkan extrait 30 ml dengan aroma oud-amber, dikemas dalam box premium dan dijual dengan harga lebih tinggi. Ukuran 30 ml dipilih supaya harga per botol tetap terjangkau bagi pembeli yang baru mencoba segmen premium.
Sebelum produksi, tim R&D menguji sampel di kulit selama beberapa jam untuk memastikan base notes tetap nyaman dan tidak berubah menjadi terlalu tajam.
Istilah terkait
Pelajari lebih lanjut: Panduan bisnis parfum brand sendiri · Perbedaan EDP, EDT, dan EDC