Eau de Toilette (EDT) adalah jenis parfum dengan konsentrasi bibit sekitar 5–15%, sehingga aromanya lebih ringan dan segar, dengan ketahanan umumnya 3–4 jam.
Arti Eau de Toilette
EDT memakai porsi bibit parfum lebih kecil dibanding Eau de Parfum. Hasilnya, aroma terasa lebih ringan dan cepat “terbuka” saat disemprot, cocok untuk pemakaian harian di iklim tropis seperti Indonesia.
Karena lebih cepat menguap, EDT biasanya menonjolkan top notes dan middle notes yang segar, misalnya citrus, aquatic, atau floral ringan. Aroma yang berat seperti oud atau amber pekat kurang terasa maksimal dalam konsentrasi EDT.
Kenapa EDT penting bagi brand owner
EDT memungkinkan harga jual lebih terjangkau karena biaya bibit per pcs lebih rendah. Untuk brand yang membidik pelajar, mahasiswa, atau pembeli pertama parfum, EDT sering menjadi pintu masuk yang tepat.
Yang perlu diperhitungkan: pembeli EDT cenderung menyemprot ulang, jadi ukuran botol dan harga per ml memengaruhi persepsi nilai. Jangan menulis klaim ketahanan yang melebihi karakter konsentrasinya. Di ARK, EDT tersedia dalam ukuran 30 ml, 50 ml, dan 100 ml; lihat halaman maklon Eau de Toilette.
Saat menilai sampel EDT, perhatikan seberapa cepat aroma memudar di kulit dan apakah kesan segarnya tetap nyaman setelah satu jam. Bila aroma hilang terlalu cepat, tim R&D bisa menyesuaikan racikan, misalnya menambah base notes ringan, tanpa harus menaikkan konsentrasi ke kelas EDP. Catat masukan secara spesifik agar jatah revisi sampel tidak terbuang.
Contoh EDT
Brand yang menyasar mahasiswa memilih EDT 30 ml beraroma citrus-floral. Ukuran kecil menjaga harga jual tetap ramah kantong, dan aroma segar cocok dipakai ke kampus. Untuk membantu pembeli mencoba sebelum membeli, brand menyiapkan tester 5 ml yang dibagikan saat promosi.
Bila pembeli meminta aroma yang lebih tahan lama, brand bisa menambahkan versi EDP dari aroma yang sama sebagai varian premium, dengan MOQ 1.000 pcs per varian aroma.
Istilah terkait
Pelajari lebih lanjut: Panduan bisnis parfum brand sendiri · Perbedaan EDP, EDT, dan EDC